Wow, masih ingat gak sih waktu kecil dulu sering main rumah-rumahan atau berkebun-kebunan? Nah, kali ini aku punya ide yang lebih seru buat kamu para pembaca setia aku. Gimana kalo kita coba budidaya tanaman yang menjanjikan? Bukan cuma bisa mengisi waktu luang, tapi siapa tahu bisa jadi bisnis yang menguntungkan juga. Nah, ini dia beberapa tanaman yang bisa kamu tanam dan sangat menjanjikan keuntungannya.
Budidaya Ganyong
Tanaman ganyong ini sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia, tapi berasal dari benua Afrika dan Madagaskar. Buat kamu yang belum tahu apa itu ganyong, ganyong ini sebenarnya punya nama latin Canna edulis dan termasuk anggota suku Cannaceae. Buat apa Budidaya Ganyong? Nah, ganyong ini sebenarnya sangat bermanfaat banget loh. Selain bisa diolah menjadi tepung dan digunakan sebagai bahan baku makanan, ganyong juga digunakan sebagai bahan baku pembuat bioethanol. Tertarik buat menanam ganyong di pekarangan rumah kamu? Yuk, simak jenis-jenis ganyong berikut ini.
Jenis-Jenis Ganyong
- Ganyong Keriting
Ganyong keriting atau yang biasa disebut dengan Canna Edulis Keriting ini memiliki tampilan yang unik yaitu berbentuk gelombang pada sepanjang daunnya. Tanaman ini memiliki ukuran daun hingga 2 meter dan tinggi tanaman hingga 4 meter. - Ganyong Siam
Ganyong siam dikenal dengan sebutan bunga terang bulan karena memiliki bentuk yang besar seperti terang bulan. Dan sama seperti ganyong keriting, tinggi tanaman dari varian bunga terang bulan ini bisa mencapai 4 meter. - Ganyong Sunut
Berbeda dari varian ganyong sebelumnya, Canna Edulis Sunut ini memiliki daun yang lebih kecil dan warna daun yang lebih cerah.
Cara Kerja Budidaya Ganyong
Udah tahu kan jenis-jenis dari ganyong? Nah, sekarang kita masuk ke tahap cara kerja budidaya ganyong. Pertama, siapkan area tanam dengan ukuran minimal 2×2 meter. Kemudian, kamu bisa membeli bibit ganyong, biasanya dijual di pasar atau bahkan online. Pilih bibit yang bermutu dan segar. Setelah itu, siapkan media tanam seperti tanah dengan campuran pupuk kandang dan sekam padi. Kemudian, taburkan bibit ke dalam tanah pada kedalaman 5-10 cm dan distance tanam antara 40-60 cm.
Tahap selanjutnya adalah pemeliharaan ganyong. Kamu harus memberikan cukup air untuk keperluan tumbuh kembang ganyong; Berikan sinar matahari yang cukup agar tanaman bisa tumbuh dengan optimal, hindari tanaman dari hama penyakit dan gulma; Pupuk ganyong setiap 3 bulan sekali, minimal 1 kg pupuk kandang dan 100-200 gram NPK. Setelah delapan bulan, ganyong siap dipanen dan kamu bisa mulai mendapatkan keuntungan dari usaha budidaya ganyongmu.
Keuntungan dan Manfaat Budidaya Ganyong
Apa sih keuntungannya? Buat kamu yang tertarik mencoba budidaya ganyong, keuntungan yang bisa kamu dapatkan tentunya tidak sedikit. Selain bisa dijual sebagai hasil panen, kamu juga bisa mengolahnya menjadi tepung ganyong yang sangat berguna sebagai bahan baku makanan. Manfaat ganyong yang lain tentunya bisa mengatasi masalah iklim yang sedang terjadi sekarang ini, banyak orang saat ini berkreasi mengambil keuntungan dan manfaat jahe tersebut untuk membuat makanan peningkat kekebalan tubuh yang alami loh. Selain itu produksi bioethanol dari ganyong juga sangat take-off di negara-negara maju, ini mungkin bisa menjadi peluang bisnis baru bagi kamu.
Budidaya Vanili
Buat kamu yang suka baking atau seneng minum kopi, pasti sudah paham banget deh apa itu vanili. Nah, vanili itu berasal dari biji tanaman vanili yang kemudian diolah dan digunakan sebagai bahan dasar variasi makanan. Selain laromatis, vanili juga memberikan rasa dan aroma unik pada makanan dan minuman. Banyak orang yang suka banget kalo makan atau minum sesuatu yang punya aroma vanili, nah gimana kalo kita coba budidaya vanili di rumah?
Jenis-Jenis Vanili
Tanaman vanili sebenarnya punya beberapa varian jenis yang tentunya membedakan dari rasa dan aromanya. Namun secara umum, varian-varian vanili ini bisa kamu tanam di pekarangan rumahmu loh. Yuk, kita simak jenis-jenis vanili di bawah ini.
- Vanili Bourbon
Vanili bourbon adalah salah satu tanaman vanili yang paling terkenal dan paling disukai oleh banyak orang. Tanaman ini berasal dari Madagaskar dan memberikan aroma dan rasa khas vanili. - Vanili Totonac
Tanaman vanili yang satu ini berbeda dari varian vanili lainnya karena tumbuh di daerah Meksiko. Memiliki aroma dan rasa yang lebih kuat dan tajam jika dibandingkan dengan tanaman vanili lainnya. - Vanili Induce
Varian tanaman vanili dari India ini juga memiliki rasa dan aroma yang sangat kuat. Cocok buat kamu yang suka mencoba berbagai macam variasi makanan dan minuman.
Cara Kerja Budidaya Vanili
Sudah tahu kan jenis-jenis vanili yang bisa kamu tanam? Nah, sekarang kita masuk ke tahap cara kerja budidaya vanili. Pertama, siapkan pot dengan ukuran yang cukup besar. Kemudian, kamu bisa membeli bibit vanili yang banyak dijual di tanah air. Pilih bibit yang terbaik dan kualitas terjamin.
Setelah itu, tanam bibit vanili di dalam pot dengan campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi. Pastikan tanah dalam pot itu lembab dan tidak terlalu kering atau basah. Siswa siswi sekolah jangan khawatir, karena kamu bisa menanam vanili di dalam pot loh, sehingga bisa kamu taruh di dalam kelas sambil belajar. Selanjutnya, letakkan pot di tempat yang mendapatkan sinar matahari langsung, tapi jangan lupa untuk menghindari sinar matahari yang berlebihan ya.
Tahap selanjutnya adalah mengairi tanaman vanili secara teratur. Pastikan tanah dalam pot selalu lembab dan tidak terlalu kering atau basah. Berikan pupuk setiap bulan untuk mempercepat pertumbuhan, dan kamu harus memastikan tidak ada hama atau penyakit yang menyerang tanaman vanili. Setelah beberapa tahun, tanaman vanili akan menghasilkan bunga yang kemudian menjadi buah vanili. Saat itu kamu kudu sabar, karena buah vanili bisa dipanen setelah satu tahun lebih, dan kamu dapat mendapatkan bibit vanili baru dari bagian ujung buah vanili itu. Itu dia cara kerja budidaya vanili yang bisa kamu lakukan di rumah.
Keuntungan dan Manfaat Budidaya Vanili
Jangan berpikir hanya karena budidaya vanili, hasil panennya tidak sebanyak atau menguntungkan dengan tanaman lainnya. Sebaliknya, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari usaha ini. Salah satu keuntungannya adalah harga buah dan biji vanili ini sangat tinggi dibandingkan dengan kebanyakan rempah-rempah lainnya. Dengan demikian, kamu bisa menjual buah atau biji vanili dengan harga yang cukup mahal. Manfaat dari vanili juga banyak, salah satunya adalah bisa digunakan dalam berbagai macam variasi makanan, baik itu makanan ringan, minuman, sampai kue-kue yang lezat. Jadi, kamu bisa menghasilkan profit dari pelaku bisnis katering atau pengusaha kue-kue yang membutuhkan vanili sebagai bahan baku.
Budidaya Bunga Terompet
Nah, buat kamu yang lagi bingung mau coba usaha budidaya apa, coba deh pertimbangkan budidaya bunga terompet. Bunga ini terkenal dengan tampilannya yang cantik dan menawan. Bunga ini juga bisa menghasilkan keuntungan jika dikelola dengan baik. Terompet bunga sebenarnya termasuk tanaman semak dan sering ditanam sebagai hiasan taman atau bisa juga dikembangkan menjadi bisnis hiasan. Nah, lo pada tau nggak sih apa itu terompet bunga dan mengapa bunga terompet bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan? Yuk, kita cari tahu lebih lanjut.
Apa itu Terompet Bunga?
Terompet bunga atau yang biasa disebut juga dengan nama lain seperti Petunia dan Calibrachoa, adalah tanaman hias yang sangat populer di kalangan para pecinta tanaman hias. Tanaman ini memang terlihat cantik karena memiliki bunga berbagai warna, dari merah, oranye, kuning, putih, dan ungu. Bunga terompet ini biasanya digunakan sebagai tanaman gantung, tanaman border, ataupun untuk menghiasi taman rumah.
Jenis-Jenis Terompet Bunga
Sebenarnya terompet bunga bukan cuma satu spesies yang bisa kamu tanam. Terdapat beberapa jenis terompet bunga yang bisa kamu ketahui, dan tentu saja setiap jenis memiliki keunikan sendiri-sendiri. Berikut beberapa jenis terompet bunga yang bisa kamu kenali.
- Calibrachoa Million Bells
Calibrachoa yang satu ini memiliki bunga berwarna merah muda yang sangat cantik. Kalau diletakan di teras rumah, pasti terlihat sangat menarik. Tanaman ini cocok di tanam di pot sebagai gantungan bunga. - Mandevilla Alice
Terompet bunga Mandevilla Alice hadir dengan bunga besar berwarna merah terang dan berkilauan. Tanaman ini banyak terdapat di daerah tropis, namun bisa tumbuh dengan subur di daerah dengan suhu yang lebih dingin. - Petunia
Bunga Petunia tidak kalah menarik dengan terompet lainnya. Bunga ini memiliki corak warna yang variatif, dari warna merah sampai putih. Petunia ini juga sangat cocok untuk di tanam di pot dan dijadikan gantungan bunga.
Cara Kerja Budidaya Terompet Bunga
Sudah tahu apa itu terompet bunga dan jenis-jenisnya? Nah, sekarang saatnya kita masuk ke tahap cara kerja budidaya terompet bunga. Pertama, siapkan bibit terompet bunga dan pot ukuran sedang. Kemudian kamu bisa menanam bibit terompet bunga di dalam pot yang telah disiapkan. Beri pupuk secukupnya agar terompet bunga tumbuh subur dan memberikan bunga yang indah.
Daya tahan terompet bunga terhadap panas cukup bagus, namun untuk menjaga kecantikan bunga terompet, tempatkanlah bunga di tempat yang teduh dan sejuk agar tidak cepat layu. Perawatan terompet bunga juga cukup sederhana, cukup dengan menyiraminya 2 kali sehari dan memberi pupuk sekali atau dua kali dalam seminggu.
Nah, apakah kamu tahu bahwa terompet bunga ini juga bisa dijadikan usaha? Tanaman satu ini bisa di bisnis dengan cara menjual bunga dan potnya. Kebanyakan orang yang senang menanam terompet bunga tidak hanya ingin mendapatkan keindahan bunganya, tapi juga ingin mendapatkan keuntungan. Ada yang menjual kelengkapan potnya saja, ada juga yang menjual tanaman terompet bunganya, dan ada juga yang menjual tanaman lengkap dengan potnya. Peluang ini khususnya lagi, saat ini sangat terbuka lebar karena masyarakat Indonesia memilih tanaman hias sebagai salah satu hobi mereka.
Keuntungan dan Manfaat Budidaya Terompet Bunga
Apa sih yang membuat terompet bunga menjadi peluang bisnis yang menjanjikan? Tentu saja, keuntungan dari bisnis terompet bunga adalah dijualnya kelengkapan potnya maupun bunganya yang hiads. Strategi pemasaran yang tepat juga bisa membantu meningkatkan keuntungan. Keuntungan lainnya adalah terompet bunga sering dipakai pada acara-acara tertentu, seperti ulang tahun, pernikahan, kebersihan kantor, atau acara pameran. Manfaat terompet bunga juga sebagai hiasan taman atau rumah yang bisa mempercantik lingkungan sekitarmu.
Nah, itu dia teman-teman, tiga jenis tanaman yang bisa kamu budidayakan sebagai peluang bisnis. Tentunya, selain peluang bisnis, kamu juga bisa menikmati keindahan dari ketiga jenis tanaman ini. Buat kamu yang pengen memulai budidaya, jangan ragu untuk mencoba. Dijamin nggak rugi deh percobaannya. Happy gardening!








