Di era kekinian, peluang usaha bisa ditemukan dimana saja, termasuk di desa. Seiring dengan perkembangan infrastruktur dan teknologi, peluang usaha di desa semakin menjanjikan. Nah, kali ini saya akan berbagi 5 contoh peluang usaha di desa yang patut untuk dicoba.
Peluang Usaha di Desa dengan Omset Puluhan Juta
Sekarang ini, banyak orang yang mulai tertarik untuk mengembangkan usaha di desa karena potensi yang besar untuk meraih keuntungan yang lumayan besar, bahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Ada beberapa contoh jenis usaha yang bisa dicoba di desa, diantaranya adalah:
1. Usaha Pertanian

Pertanian menjadi salah satu sektor usaha yang terus berkembang di desa. Tidak hanya meliputi tanaman padi dan sayuran, tapi juga mencakup tanaman hias, perkebunan buah-buahan, pengolahan kayu, dan peternakan. Apa itu usaha pertanian? Usaha pertanian adalah kegiatan mengelola lahan dan sumber daya hayati lainnya untuk memproduksi hasil bumi yang bermanfaat bagi manusia.
Mengapa usaha pertanian bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di desa? Hal ini disebabkan oleh potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh desa, seperti lahan kosong yang luas, air yang melimpah, dan juga tenaga kerja yang relatif murah. Selain itu, permintaan pasar untuk produk pertanian juga terus meningkat.
Jenis-jenis usaha pertanian yang bisa dijalankan di desa antara lain adalah:
- Budidaya tanaman pangan seperti padi, jagung, kacang-kacangan, dan ubi kayu
- Budidaya tanaman sayuran seperti kangkung, bayam, dan kacang panjang
- Budidaya tanaman hias seperti anggrek, mawar, dan melati
- Budidaya perkebunan seperti buah-buahan dan rempah-rempah
- Peternakan seperti sapi, kambing, ayam, dan bebek
Cara kerja dalam menjalankan usaha ini adalah dengan memilih jenis usaha yang tepat sesuai dengan potensi yang dimiliki di desa, kemudian membuat rencana bisnis yang matang dan memperhatikan produktivitas dan efisiensi dalam pengelolaan lahan dan sumber daya lainnya.
Keuntungan yang bisa didapatkan dari usaha pertanian adalah potensi keuntungan yang besar, karena harga jual produk pertanian cukup tinggi. Selain itu, jenis usaha ini juga membutuhkan modal yang relatif kecil dan tenaga kerja yang cukup mudah dicari di desa. Manfaat dari usaha pertanian adalah meningkatkan ekonomi masyarakat desa, membuka lapangan pekerjaan baru, dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
2. Usaha Pariwisata

Pariwisata juga bisa menjadi salah satu opsi usaha di desa, terutama jika desa tersebut memiliki potensi wisata yang menarik. Apa itu usaha pariwisata? Usaha pariwisata adalah kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan wisata untuk masyarakat luas atau wisatawan.
Mengapa usaha pariwisata bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di desa? Hal ini karena desa memiliki keindahan alam, kesederhanaan budaya, dan suasana yang asri dan sangat khas. Selain itu, banyak orang yang saat ini mencari pengalaman wisata yang berbeda dan bernuansa alami. Desa dengan keunikan dan keasrian khasnya bisa menjadi pilihan yang menarik bagi wisatawan.
Jenis-jenis usaha pariwisata yang bisa dijalankan di desa antara lain adalah:
- Penginapan seperti villa, homestay, dan pondok wisata
- Wisata alam seperti trekking, camping, dan kebun buah
- Wisata budaya seperti tari tradisional, seni rupa, dan kerajinan tangan
- Agrowisata seperti perkebunan, peternakan, dan perikanan
Cara kerja dalam menjalankan usaha ini adalah dengan memahami potensi wisata yang ada di desa, mulai dari keindahan alam hingga keunikan budaya lokal. Kemudian, membuat rencana bisnis yang matang, dan memberikan pelayanan yang baik dan ramah kepada pengunjung.
Keuntungan dari usaha ini adalah potensi keuntungan yang besar, terutama jika desa tersebut benar-benar memiliki keindahan alam dan keunikan budayanya. Selain itu, usaha pariwisata juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Manfaat dari usaha pariwisata adalah memperlihatkan keindahan alam dan budaya desa secara luas, meningkatkan pariwisata daerah, dan menjaga kelestarian alam dan budaya lokal.
3. Usaha Makanan dan Minuman

Usaha makanan dan minuman juga bisa menjadi opsi bisnis yang menjanjikan di desa. Apa itu usaha makanan dan minuman? Usaha makanan dan minuman adalah usaha yang bergerak di bidang kuliner, baik itu makanan ringan maupun makanan berat.
Mengapa usaha makanan dan minuman bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di desa? Hal ini karena desa memiliki potensi sumber daya alam yang cukup melimpah untuk dijadikan bahan baku makanan dan minuman. Selain itu, kuliner desa juga memiliki cita rasa yang khas dan unik, sehingga memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Jenis-jenis usaha makanan dan minuman yang bisa dijalankan di desa antara lain adalah:
- Jajanan pasar seperti jenang, dodol, dan klepon
- Makanan ringan seperti keripik tempe, keripik pisang, dan kue tradisional
- Makanan berat seperti nasi pecel, ayam bakar, dan ikan bakar
- Minuman tradisional seperti wedang jahe, bandrek, dan legen
Cara kerja dalam menjalankan usaha ini adalah dengan memilih jenis kuliner yang khas dan unik, serta memperhatikan kualitas bahan baku dan proses produksi yang baik dan higienis. Kemudian, membuat rencana bisnis yang matang dan memperhatikan harga jual dan margin keuntungan.
Keuntungan yang bisa didapatkan dari usaha ini adalah mendapat penghasilan yang cukup besar, terutama pada saat musim liburan atau saat ada acara tertentu. Selain itu, jenis usaha ini juga tidak memerlukan modal yang terlalu besar dan dapat menambah variasi kuliner dalam pariwisata desa. Manfaat dari usaha makanan dan minuman adalah memperkenalkan kuliner khas desa secara lebih luas, membuka lapangan pekerjaan baru, serta meningkatkan kesehatan masyarakat melalui konsumsi makanan yang sehat dan higienis.
4. Usaha Fashion dan Kerajinan Tangan

Desa juga memiliki potensi sumber daya manusia yang terampil dan kreatif dalam membuat fashion dan kerajinan tangan. Apa itu usaha fashion dan kerajinan tangan? Usaha fashion dan kerajinan tangan adalah kegiatan membuat pakaian, aksesoris, serta benda seni secara manual.
Mengapa usaha fashion dan kerajinan tangan bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di desa? Hal ini karena desa memiliki potensi sumber daya manusia yang terampil dan kreatif dalam membuat fashion dan kerajinan tangan. Selain itu, produk fashion dan kerajinan tangan desa juga memiliki nilai seni dan kualitas yang tinggi.
Jenis-jenis usaha fashion dan kerajinan tangan yang bisa dijalankan di desa antara lain adalah:
- Menjahit pakaian seperti baju, kemeja, dan mukena
- Membuat aksesoris seperti gelang, anting, dan bros
- Membuat benda seni seperti patung, ukiran kayu, dan tenun
- Membuat anyaman seperti tas, keranjang, dan tikar
Cara kerja dalam menjalankan usaha ini adalah dengan mempekerjakan tenaga ahli dalam bidang fashion dan kerajinan tangan, serta memperhatikan kualitas produk dan proses produksi yang baik dan higienis. Kemudian, memperkenalkan produk pada pasar dan membuat strategi pemasaran yang tepat.
Keuntungan dari usaha ini adalah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan memberikan lapangan pekerjaan yang baru. Selain itu, produk fashion dan kerajinan tangan desa juga dapat menjadi oleh-oleh untuk para turis, yang kemudian juga akan memperkenalkan desa secara lebih luas. Manfaat dari usaha fashion dan kerajinan tangan adalah menjaga kearifan lokal dan seni budaya desa, serta mempertahankan keterampilan tradisional.
5. Usaha Jasa Lainnya

Selain jenis-jenis usaha yang sudah dijelaskan di atas, masih ada beberapa jenis usaha jasa lainnya yang juga bisa dijalankan di desa. Beberapa contohnya adalah:
- Usaha reparasi peralatan listrik dan elektronik
- Usaha jasa pengiriman barang
- Usaha jasa salim sami dan hajatan adat
- Usaha jasa yang berhubungan dengan pertanian, seperti pengadaan benih, pupuk, dan obat-obatan
Cara kerja dalam menjalankan usaha ini adalah dengan memahami kebutuhan pasar serta memperhatikan kualitas produk dan pelayanan yang diberikan. Kemudian, membuat rencana bisnis yang matang dan memperhatikan harga jual serta margin keuntungan yang ideal.
Keuntungan dari usaha jasa adalah karena modal yang relatif kecil dan tidak membutuhkan banyak waktu serta tenaga untuk menjalankannya. Manfaat dari usaha jasa adalah membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat desa, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Nah, demikianlah 5 contoh peluang usaha di desa yang bisa dicoba. Untuk mengembangkan usaha sebagai pengusaha di desa, perlu memperhatikan potensi, kreativitas, dan kemampuan dalam memanfaatkan peluang-peluang usaha yang ada di desa. Selain itu, juga perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah dan masyarakat serta berusaha untuk mempertahankan kualitas usaha tersebut sehingga dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif.









